Selasa, September 02, 2003

JIKA TERBAYANG PISAU DI JALAN,

Luka yang pernah menggurat nadimu
tak pernah mampu kukenali wajahnya
kerna ia selalu sembunyi dibalik
topeng-topeng manis dan lembut
Dan ketika kau dilambungkan oleh
mimpi-mimpi merah-dadunya,
saat kau menghadirkan surga khayalmu
dia pula yang menikammu,
dan melemparmu ke padang penghianatan
Jika terbayang pisau di jalan
tiba-tiba aku ingin membunuhmu : hatiku
Sebelum kau mati lemas,
kehabisan darah kepercayaanmu

bogor, januari 2002

Tidak ada komentar:

Posting Komentar